Pelatihan Pembibitan Mangrove di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kolaborasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim dengan Sekolah Pantai Indonesia Balikpapan

Pelatihan pembibitan mangrove di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Sekolah Pantai Indonesia (SPI) Balikpapan, menjadi inisiatif penting dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir dan konservasi mangrove. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan teknik persemaian mangrove yang efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah erosi, dan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon.

Acara ini dibuka dengan berbagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut, Bapak M. Ali Arifpe, A.Pi., M.Si. Dalam berbagai hal, beliau menekankan pentingnya konservasi ekosistem pesisir, terutama mangrove, sebagai langkah nyata dalam melindungi lingkungan. “Pembibitan mangrove serta peningkatan kesadaran masyarakat merupakan upaya konkret yang sangat diperlukan untuk menjaga ekosistem pesisir dan melindungi masa depan wilayah pesisir kita,” ungkapnya.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman. Di antaranya, Bapak Anugrah Aditya Budiarsa, S.Pi., M.Si., dosen Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda, yang memberikan paparan mengenai pentingnya peran mangrove dalam mendukung kehidupan pesisir masyarakat. Selain itu, Bapak Hery Seputro dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan juga berbagi mengenai upaya pemberdayaan masyarakat dalam rehabilitasi ekosistem mangrove. Materi utama mengenai teknik pembibitan dan penanaman mangrove dipresentasikan oleh Ketua dan Penanggung Jawab Program Sekolah Pantai Indonesia Balikpapan, Bapak Sugandi, S.Kel., M.Si., yang menjelaskan langkah-langkah praktis dalam persemaian mangrove berdasarkan jenis-jenis mangrove yang ada. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Yuliana Nadyasari, S.Pi., MP.

Pelatihan ini melibatkan 30 peserta, dengan komposisi 80% perempuan dan 20% laki-laki, yang terdiri dari masyarakat pesisir lokal, pelajar SMK N5 Balikpapan yang tergabung dalam Sekolah Pantai Indonesia, serta siswa yang tergabung dalam program relawan SPI Balikpapan.

Selain materi teori di kelas, kegiatan ini juga mencakup praktik lapangan di lokasi Bank Mangrove Indonesia SPI Balikpapan. Selama sesi praktik, para peserta berhasil memproduksi 250 bibit mangrove jenis  Rhizophora mucronate yang ditanam dalam polibag. Bibit-bibit ini akan digunakan untuk mendukung program rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan ekologis wilayah tersebut.

Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam melestarikan lingkungan pesisir, sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui konservasi mangrove.



KONTAK DKP
STATISTIK
Total Visitor
Hari Ini
Pengunjung Online
Tahun Lalu
© DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR