BANTUAN ALAT SELAM KEPADA POKMASWAS MUARA BADAK OLEH BPSPL PONTIANAK

Muara Badak, 15 Juni 2021. Gugusan terumbu karang yang ada di perairan Muara Badak mengalami kerusakan hingga 80 %, sehingga diperlukan penanganan preventif seperti konservasi melalui metode transplantasi terumbu karang, terumbu karang buatan Artificial Reefs dari komunitas pemerhati lingkungan yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Bina Lestari sangatlah terbatas dari sarana dan prasarananya, seperti kompresor dan alat selam, kegiatan dimulai sejak 2012 sampai dengan 2019 kami lakukan sepenuhnya dengan swadaya kawan-kawan pemerhati lingkungan. Sehubungan dengan menunjang pelaksanaan dan memperlancarnya aktifitas kegiatan pengawasan perikanan pada perairan Pangempang dan berjalannya kegiatan restorasi berupa transplantasi terumbu karang dan monitoring terumbu karang dibantu dengan kawan-kawan pemerhati lingkungan serta adanya pemberdayaan masyarakat pesisir dibawah naungan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Bina Lestari maka perlu di dukung adanya sarana dan prasarana yang memadai. "Bantuan Pemerintah dalam aksi ini merupakan bagian dari upaya percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi dan pengelolaan jenis ikan yang terancam punah atau dilindungi, baik didalam ataupun diluar kawasan konservasi" kata Bapak Andi Sukmoputra Kepala BPSPL Pontianak.

Muara Badak, 15 Juni 2021. Gugusan terumbu karang yang ada di perairan Muara Badak mengalami kerusakan hingga 80 %, sehingga diperlukan penanganan preventif seperti konservasi melalui metode transplantasi terumbu karang, terumbu karang buatan Artificial Reefs dari komunitas pemerhati lingkungan yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Bina Lestari sangatlah terbatas dari sarana dan prasarananya, seperti kompresor dan alat selam, kegiatan dimulai sejak 2012 sampai dengan 2019 kami lakukan sepenuhnya dengan swadaya kawan-kawan pemerhati lingkungan.

Sehubungan dengan menunjang pelaksanaan dan memperlancarnya aktifitas kegiatan pengawasan perikanan pada perairan Pangempang dan berjalannya kegiatan restorasi berupa transplantasi terumbu karang dan monitoring terumbu karang dibantu dengan kawan-kawan pemerhati lingkungan serta adanya pemberdayaan masyarakat pesisir dibawah naungan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Bina Lestari maka perlu di dukung adanya sarana dan prasarana yang memadai.

 "Bantuan Pemerintah dalam aksi ini merupakan bagian dari upaya percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi dan pengelolaan jenis ikan yang terancam punah atau dilindungi, baik didalam ataupun diluar kawasan konservasi" kata Bapak Andi Sukmoputra Kepala BPSPL Pontianak. Beliau berharap agar bantuan berupa 3 paket Alat Selam ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan juga menjaga karang-karang yang ada diperairan karena ini merupakan wahana tempat diving spot.


KONTAK DKP
STATISTIK
Total Visitor
Hari Ini
Pengunjung Online
Tahun Lalu
© DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR