Bimbingan dan Pelatihan Teknis Garam di Kabupaten Kutai Kartanegara
Narasumber yang turut menyampaikan materi diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Kutai Kartanegara, Pusat Studi Pesisir dan Kelautan Universitas Brawijaya, serta PT. Inti Garam Borneo. Salah satu poin utama yang diangkat dalam bimbingan teknis ini adalah penerapan metode produksi garam dengan sistem tunnel, karena selain dapat menghasilkan garam lebih bersih, harga jualnya juga lebih tinggi dan dapat diproduksi sepanjang tahun. Sedangkan kekurangannya yaitu modal awal pembuatan tunnel yang relatif besar. Meskipun begitu, rangka tunnel saat ini dapat dibuat dengan menggunakan pipa PVC maupun Baja Coating sehingga pemakaiannya bisa lebih tahan lama dibandingkan dengan yang berbahan dasar bambu. Diharapkan Bimbingan dan Pelatihan Teknis Garam ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga dapat menciptakan jaringan dan sinergi antara pelaku usaha garam, pemerintah, dan pihak swasta. Selain itu juga diharapkan keberhasilan acara ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan signifikan dalam produksi garam dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.






