INISIANI KEMITRAAN PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DI PERAIRAN BERAU

BERAU - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur telah menyelenggarakan Inisiasi Kemitraan Pengelolaan Kawasan di Perairan Berau, yang dilaksanakan di Hotel Bumi Segah Berau pada Kamis (15/6) melalui Subkoordinator Konservasi Kelautan dan Perikanan, Yuliana Nidyasari pada Bidang Pengelolaan Ruang Laut. Peserta terdiri dari NGO, LSM, Kelompok Masyarakat, Pokdarwis serta para Stakeholder Terkait.

Narasumber kegiatan ini berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,  Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut Bapak Ihsan Ramli, dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut Bapak M. Ali Aripe, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau Ibu Dahniar Ratnawati serta dari WWF Indonesia Bapak Irfan.

Visi Pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K KDPS)yaitu Terwujudnya Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur yang menjamin kelestarian ekosistem pesisir dan laut guna menunjang kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan perikanan tangkap, budidaya perairan dan pariwisata bahari yang berkelanjutan

Misi Pengelolaan KKP3K KDPS Berau yaitu

  1. Mengatur tata guna wilayah pesisir dan laut secara efektif dan mengembangkan upaya pemanfaatan sumberdaya di KKP3K KDPS yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan; 
  2. Membangun kapasitas kelembagaan dan fungsi KKP3K KDPS 
  3. Menerapkan sistem pengelolaan KKP3K KDPS secara kolaboratif yang melibatkan para pemangku kepentingan; 
  4. Meningkatkan partisipasi masyarakat pesisir dalam rangka mendukung pengelolaan KKP3K KDPS untuk kesejahteraan masyarakat;

Beberapa Strategi Pengelolaan KKP3K KDPS Berau yaitu :

  1. Penguatan kelembagaan 
  2. Penguatan pengelolaan sumberdaya kawasan 
  3. Penguatan sosial, ekonomi dan budaya

Adapun beberapa resume dari hasil diskusi antar narasumber dengan para peserta pada kegiatan ini yaitu :

  1. Berau memiliki luas laut 1,2 juta ha, merupakan jalur SSME, segitiga karang dunia, koridor penyu, jalur ALKI II, memiliki 2 pulau kecil terluar, danau air payau di PI. Kakaban, memiliki biota laut langka dan dilindungi, sehingga laut Berau merupakan lumbung ikan dengan jumlah spesies yang nanyak tetapi populasi jumlah terbatas dan telah ditetapkan sebagai KKP3K KDPS berdasarkan Permen KP No 87 tahun 2016
  2. Laut Berau dengan segala potensi dan keunikannya menjadi salah satu objek wisata Bahari yang terkenal di dunia dengan wisata minat khusus seperti snorkling dan diving
  3. Perlu dilakukan evaluasi kemitraan dalam pengelolaan kawasan konservasi KKP3K KDPS Berau
  4. Pelibatan masyarakat sangat penting dalam pengelolaan Kawasan konservasi melalui pola kemitraan
  5. Perlu Pendanaan berkelanjutan dengan skema BLUD
  6. Perlu assessment sebagai tolak ukur apakah keberadaan KKP3K KDPS dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  7. Perlu kegiatan sosialisasi sebagai bentuk Upaya penyadartahuan kepada masyarakat /wisatawan tentang bagaimana wisata yang bertanggung jawab (sampahmu adalah tanggungjawabmu)
  8. Perlu kolaborasi antar stakeholder dalam melakukan pengawasan di laut Beau
  9. Program peningkatan kesejahteraan masyarakat sudah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim maupun Dinas Perikanan Kabupaten Berau sejak duu
  10. BLUD akan melibatkan aparat kecamatan dan kampung dalam penyusunan SOP
  11. Penentuan KKP3K KDPS sudah sesuai dengan RZWP3K Kaltim, RTRW Prov Kaltim, RTRW Kab dan RDTR
  12. DKP Prov Kaltim akan melakukan monitoring maupun evaluasi terhadap keberlanjutan program Kelompok Pengelola Mangrove di Tabalar Muara dan Semurut

 



 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KONTAK DKP
STATISTIK
Total Visitor
Hari Ini
Pengunjung Online
Tahun Lalu
© DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR