AKSI SEKOLAH PANTAI INDONESIA DI KOTA BALIKPAPAN

Balikpapan, 10 September 2022. Wilayah pesisir yang merupakan wilayah tempat tinggal dan berusaha bagi sebagian masyarakat Indonesia amat rentan terhadap perubahan lingkungan yang terjadi, serta bencana dan dampak perubahan iklim. Dalam menyikapi hal tersebut, diperlukan pemahaman yang baik oleh masyarakat pesisir mengenai mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim untuk meningkatkan ketangguhannya. Pemahaman tersebut dapat dilakukan melalui penyadaran masyarakat (public awareness) yang dimulai sejak usia dini baik pada pendidikan formal maupun non formal. Sebagai bentuk penyadaran dimaksud, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut melaksanakan kegiatan yang disebut Sekolah Pantai Indonesia (SPI).

Dalam pelaksanaannya, SPI menerapkan prinsip dari, oleh dan untuk siswa. Prinsip ini diimplementasikan melalui konsep 4A (Amati, Analisis, Ajarkan, dan Aksi). SPI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan bagi masyarakat di wilayah pesisir, utamanya bagi usia sekolah mengenai perubahan iklim di wilayah pesisir serta pengelolaan ekosistem sumber daya pesisir dan laut, dengan melakukan pengamatan perubahan yang terjadi di lingkungannya secara berkala.

Agar dampak dari perubahan iklim tidak menimbulkan bencana yang lebih besar, maka, kita sebagai masyarakat yang berakal dan berbudi seharusnya bersikap untuk melestarikan lingkungan hidup. Hal yang sederhana yang kita harus lakukan adalah mengambil peran sesuai dengan bidang masing-masing dalam rangka menyelamatkan lingkungan.

Peran kita sebagai kelompok masyarakat yang perduli terhadap lingkungan adalah melakukan kampanye lingkungan, tentang bagaimana melindungi dan melestarikan pantai kita. SPI dalam menjalankan perannya  mengadakan  AKSI berupa Kampanye lingkungan yaitu Penanaman Bibit Mangrove dan Bersih Pantai.

Selain kampanye lingkungan tentang perubahan iklim ini, diharapkan lingkungan dapat menjadi tempat yang nyaman di huni oleh makhluk hidup di dalamnya, dan dapat menjadi tempat pendidikan serta tempat untuk berwisata. Hal tersebut juga merupakan program utama Lingkungan Adiwiyata di SMK Negeri 5 Balikpapan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pendayagunaan Ruang Laut Pesisir dan Pulau - Pelau Kecil, KKP RI  bapak Muhammad Yusuf dan Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut  Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim, Bapak M. Ali Aripe serta, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan, serta para stakeholder terkait.

Dengan Tema Selamatkan Pantai Kita, Tujuan dari Sekolah Pantai Indonesia ini yaitu Memotivasi pembentukan sikap peduli terhadap lingkungan, memperkenalkan sejak dini bagaimana pentingnya lingkungan pantai untuk kelangsungan hidup manusia,  tersedianya tempat pembelajaran Mangrove SPI Balikpapan, serta Memotivasi anak untuk terus berkreasi dan berkompetisi.






KONTAK DKP
STATISTIK
Total Visitor
Hari Ini
Pengunjung Online
Tahun Lalu
© DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR