KEGIATAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BAHARI
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalimantan Timur, H. Irhan Hukmaidy. “Balikpapan dengan panjang garis pantai mencapai 84,49 Km, kaya akan potensi sumberdaya pesisir dan laut sehingga akan sayang sekali apabila tidak dikembangkan”, ungkapnya. Selanjutnya arah pemanfaatan potensi-potensi tersebut adalah dengan pelibatan masyarakat lokal terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan peningkatan nilai tambah ekonomi dari kegiatan wisata bahari. Ibu Theresia Susanti dari Direktorat Jasa Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa berdasarkan PERMEN-KP 93/2020 tentang Desa Wisata Bahari, kelompok masyarakat pesisir lah yang menjadi penggerak utama pada Desa Wisata Bahari. Kelompok dapat berbentuk POKMASWAS, POKDARWIS, POKDAKAN, Karang Taruna, maupun Ibu PKK, sebagai pengelola wisata bahari. Dilanjutkan keesokan harinya, Rabu (08/03/2023) peserta diajak untuk mengikuti field trip wisata bahari di Pantai Lamaru dan Pantai Smacly yang terletak di Balikpapan Timur, untuk melihat destinasi wisata bahari yang telah dikelola oleh kelompok masyarakat dalam upaya pemanfaatan jasa lingkungan yang berkelanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.





