Studi Teknis ke Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin
Kerusakan lingkungan pada daerah aliran sungai
yang memicu terjadi kekeruhan, pendangkalan dan penyempitan perairan merupakan
ancaman yang nyata terhadap kelestarian populasi ikan, khususnya ikan-ikan air
tawar di sungai dan danau. Sementara itu, upaya untuk membenihkan
dan membudidayakan spesies - spesies lokal hampir tidak pernah dilakukan.
Ikan-ikan eksotik seperti ikan mas, nila, patin, dan lele yang dibudidayakan
dan yang saat ini berkembang di masyarakat merupakan ikan introduksi dari luar
Kalimantan Timur. Budidaya ikan lokal yaitu ikan gabus dan betutu sejak tahun
1980an telah dikembangkan di daerah Jempang, Muara Muntai dan Kota Bangun,
tetapi masih terbatas hanya pada pembesaran. Upaya pembenihan ikan-ikan lokal
asli Kalimantan Timur perlu dikembangkan dalam rangka mendukung usaha budidaya
dan untuk menjaga kelestarian stoknya di alam. Berdasarkan pemikiran di atas, Dinas Perikanan
dan Kelautan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur memandang perlunya menjalin
kerjasama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman
(FPIK-UNMUL) untuk mewujudkan tujuan dimaksud. DKP memiliki potensi finasial
untuk mendukung kegiatan, sementara FPIK UNMUL memiliki fasilitas, sumberdaya
manusia dan kepakaran. Adapaun kegiatan yang dimaksud adalah pengembangan
pembenihan Ikan Lokal Air Tawar Kalimantan Timur (Universitas Mulawarman). Kegiatan Studi Teknis dilaksanakan pada tanggal 08 - 10 April 2021 di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pengembangan Pembenihan Ikan Lokal Air Tawar Kalimantan Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalimantan Timur, Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Kasi Perikanan Budidaya beserta staf Perikanan Budidaya. Selain itu kegiatan ini diikuti pula oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Mulawarman (UNMUL) dan staf dari FPIK UNMUL. Kegiatan Studi Teknis di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta studi teknis agar mampu mengembangkan pembenihan spesies lokal ikan air tawar yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Beberapa spesies ikan lokal yang bisa dipelajari saat kunjungan ke Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin seperti ikan haruan (gabus), ikan papuyu (betok), ikan belida, dan ikan jelawat. Dari persiapan induk, pemijahan, hingga tahap pembesaran. Link Video Kegiatan Studi Teknis di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin https://www.youtube.com/watch?v=-Pb4LkCYJsU





